WhatsApp Image 2021-02-10 at 11.06.11

Bertempat di Balai Keratun Pemprov Lampung, Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional, Gerakan Pramuka, Kak Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar Utomo, S.IP, M.AP, pada Rabu (10/02/2021) pagi melantik Gubernur Provinsi Lampung Kak Ir. H. Arinal Djunaidi sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Lampung.

Pelantikan Kak Arinal sebagai Ketua Mabida Lampung merujuk pada Surat Keputusan (SK) Kwarnas Gerakan Pramuka No 179 tahun 2020 tentang pengurus Mabida dan Mabida Harian Gerakan Pramuka Lampung  masa bakti 2020-2025.

Selain Gubernur Lampung sebagai ketua, turut dilantik pengurus Mabida lainnya, yang terdiri atas 8 orang wakil ketua, 1 orang sekretaris, serta 80 orang anggota.

Pada kesempatan yang sama dilantik pula pengurus Majelis Pembimbing Daerah Harian (Mabidari) Gerakan Pramuka Lampung masa bakti 2020-2025 yang diketuai Kak Drs. Sulpakar, M.M., 2 orang wakil ketua, sekretaris dan wakil sekretaris, dan 18 anggota.

Ketua Kwarnas Kak Drs. Budi Waseso, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kak Sekjend, secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, serta seluruh anggota Gerakan Pramuka Lampung, yang telah menunjukkan semangat, dedikasi dan eksistensinya dalam mengembangkan gerakan pendidikan Pramuka yang kita cintai bersama ini.

“Gerakan Pramuka sebagai gerakan pembinaan karakter anak bangsa memang seyogyanya harus terus dikembangkan dan difasilitasi. Manfaat yang dapat diperoleh bukan hanya bagi Gerakan Pramuka sendiri, tetapi terutama bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar  Ka Kwarnas.

Ditambahkannya, kaum muda yang dididik dalam Gerakan Pramuka, dapat menjadi manusia-manusia yang berkarakter Pancasila; siap untuk membangun dan mengembangkan diri pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan negaranya.

“Untuk itu, sesungguhnya Pemerintah Daerah Provinsi maupun Kabupaten/Kota tidak boleh ragu untuk memberikan sumber dana maupun bantuan lain  bagi kegiatan kepramukaan. Apalagi eksistensi Gerakan Pramuka memiliki dasar hukum yang jelas yaitu mengacu kepada Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka,” tegas Kak Sekjend membacakan sambutan Ka Kwarnas.

Mengingat situasi pandemi Covid-19, untuk menjaga protokol kesehatan, jumlah pengurus Mabida dan Mabidari Gerakan Pramuka Lampung yang dilantik secara langsung di lokasi, hanya berjumlah 46 orang. Sementara 67 orang lainnya mengikuti dari tempat masing-masing secara virtual.

***

Share and Enjoy !