WhatsApp Image 2020-11-08 at 12.54.36

Pada saat pelatihan yang diadakan Kwarnas di Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Minggu (8/11) kemarin ada materi tentang tanaman dan ikan lele. Kak Agung Sedayu dari Universitas Negeri Jakarta menerangkan
“Analisis Pemberdayaan Lahan Terbatas Rumahan dan Perkotaan”. Bagaimana cara pemberdayaan lahan rumah yang sempit, dan pemberdayaan Budikdamber (Budidaya ikan di dalam ember).

Kak Agung mengatakan hal-hal yang berhubungan dengan tanaman sayur. Salah satunya, kita harus tahu jenis sayuran yang mau ditanam. Prinsipnya, semua butuh sinar matahari sehingga perlu dilihat letak lahan di rumah. Jam berapa dan berapa lama ada sinar matahari?

“Tanaman sayuran kebanyakan sun plant seperti: kangkung, sawi, dan selada. Tanaman jenis itu butuh sinar matahari banyak. Padi. Tumbuhan itu diranam dilahan terbuka tidak ada pohon kelapa atau pohon yang tinggi di sekitarnya. Coba tanam.di tempat lain. Tumbuh juga tapi gabahnya beda, isinya tidak sebagus bila ditanam di lahan terbuka. Kenapa? Karena butuh sinar matahari yang banyak dan lama. Ada jenis sayuran shade plants tapi sedikit. Contohnya: katuk, pandan, suji, kencur, dan pokpohan,” jelas Kak Agung.

Dia menjelaskan detail perihal tanaman karena di rumahnya dia praktekkan. Di rumahnya penuh dengan tanaman. Katanya lagi, lahan yang dapat sinar matahari hanya 2 jam cocok untuk tanaman hias yang daun-daunan. Contohnya yang lagi tren sekarang: Aglonema dan Keladi. Jika radiasi 4-6 jam pilih sayuran tertentu. Jika radiasi lebih 8 jam itu bisa semua jenis sayuran.

“Sayuran yang cocok ditanam di ember dalam Budikdamber ini, kangkung dan genjer. Jika tanam dari biji atau benih pertumbuhannya lambat. Lama tingginya. Saya suka tanamnya dengan cara stek. Tapi nanti diberi benih, ya tidak apa-apa. Kita tanam apa yang ada,” kata Kak Agung Sedayu.

Peserta ingin segera praktik ilmu yang didapat ini. Kwarnas memberikan 10 bungkus benih sayuran dan dua bibit pohon serta benih ikan lele. Semua perlengkapan untuk budikdamber diberikan ditambah pot, media tanam dan pupuk.

Teks: Kak Fitri H.
Foto: Kak Yudhi

Share and Enjoy !