WhatsApp Image 2021-09-22 at 18.40.48

PRAMUKA.ID – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Rembang bersama gugus depan yang berpangkalan di SMA/SMK se-Kabupaten Rembang melaksanakan vaksinasi massal di masing-masing pangkalan. Pelaksanaan vaksinasi terhadap para anggota Gerakan Pramuka itu dibagi secara bertahap yakni bertempat di Pangkalan SMAN 1 Sale, Pangkalan SMAN 1 Pamotan, Pangkalan SMAN 1 Lasem dan Pangkalan MAN Lasem yang berlangsung mulai sabtu, 18-22 September 2021.

“Vaksinasi Covid-19 ini sudah berhasil menyuntik 3.761 anggota Gerakan Pramuka, dari beberapa pangkalan se kabupaten rembang,” ungkap Sekretaris Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Rembang, Kak Imron, M. Pd.

Kak Imron menyebut kegiatan vaksinasi sebagai bentuk sinergitas antara gugus depan se-Kwarcab Rembang, bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang dan Kwartir  Cabang Gerakan Pramuka Rembang.

Ikut hadir Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Rembang, Kak Hj. Hasiorh Hafidz sekaligus membuka kegiatan vaksinasi covid-19 di SMAN 1 Lasem, Selasa (21/09/2021).

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Rembang, Kak Hasiorh Hafidz  berpesan agar siswa dan jajaran guru SMA N 1 Lasem tetap berikhtiar mengantisipasi penularan Covid-19.

Menurutnya meski saat ini Rembang masuk level II, kewaspadaan terhadap Covid-19 harus terus dijaga. Apalagi di lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah Rembang saat ini masuk di level II, dan sudah ada banyak kelonggaran dimana-mana termasuk di sekolah. Tetapi memang perlu diingat, corona tidak serta merta hilang, jadi kita memang harus berdampingan hidup dengan corona. Caranya tentu dengan tetap mematuhi protokol kesehatan”, ungkap Kak Ing sapaan akrab kak Hasiroh Hafidz.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Lasem selaku Kamabigus, Kak Santosa menyampaikan terima kasih atas bantuan Kwarcab Gerakan Pramuka Rembang, Puskesmas Lasem dan Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Lasem yang sudah membantu pelaksanaan vaksinasi dosis 1 untuk 1000 siswanya. Hal ini dikarenakan, sejak minggu lalu SMA Negeri 1 Lasem sudah melaksanakan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Sebelum melanjutkan PTM terbatas dua minggu ke depan, semua guru dan siswa harus sudah divaksinasi covid-19 dan vaksinasi yang kami lakukan merupakan ikhtiar bersama dalam mencegah penularan Covid-19”, pungkasnya.

***

Penulis : Kak Imron | Hardi
Fotografer : Humas Kwarcab Rembang

Share and Enjoy !