WhatsApp-Image-2021-06-20-at-4.45.32-PM

NUNUKAN – Dalam rangka meningkatkan ketrampilan di bidang pencarian dan pertolongan bagi anggota Pramuka di wilayah perbatasan RI – Malaysia khususnya Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Nunukan bekerjasama dengan  Pos Pencarian dan Pertolongan, Basarnas Nunukan menggelar pelatihan High Angle Rescue Technique (HART) atau materi evakuasi korban di tempat ketinggian.

Kegiatan melibatkan 25 anggota Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dari Dewan Kerja Cabang (DKC) dan Dewan Ambalan pangkalan SMAN 1 Nunukan, SMAN 2 Nunukan, SMKN 1 Nunukan, SMAK ST. Gabriel, SMK Kesehatan Putra Borneo, MA. Al – Ikhlas Nunukan, SMAN 1 dan SMAN 2 Nunukan Selatan bertempat di Pos Pencarian dan Pertolongan Nunukan, Minggu (20/6/2021).

Kasi Potensi dan Latihan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Tarakan, Husman melalui Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Nunukan, Roni mengungkapkan, pelatihan ini sebagai wadah pertukaran informasi tentang pencarian dan pertolongan. Tujuannya memberikan pemahaman kepada anggota Pramuka tentang percarian dan pertolongan.

Materi yang diberikan diawali dengan informasi tentang Basarnas. Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan alat, kemudian praktek refling dan heli refling (kegiatan menuruni ketinggian dengan media tali karmantel), serta praktek naik dengan teknik prusiking (kegiatan menaiki tali dari bawah keatas menggunakan dua buah tali kecil) dan teknik ascend mechanical system.

“Semoga ilmu yang kami berikan bermanfaat buat adik-adik Pramuka dan kedepannya bisa bersinergi dengan Basarnas dalam membantu tugas Basarnas di wilayah Nunukan,” ungkap Roni.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Nunukan, Kak H. Hanafiah mengungkapkan, kegiatan dimaksudkan untuk menyiapkan SDM anggota Pramuka agar mampu melakukan pertolongan atau penanganan kecelakaan dan musibah yang terjadi di medan ketinggian. Selain itu, meningkatkan sinergitas dan kerjasama dengan Pos Pencarian dan Pertolongan Nunukan.

“Ketika nanti terjadi musibah atau kecelakaan, anggota Pramuka dapat berpartisipasi dan bersama-sama personil Pos Pencarian dan Pertolongan Nunukan melakukan upaya evakuasi dan pertolongan” ujar H. Hanafiah, Minggu (20/6).

Ia mengatakan, hal ini sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka, yaitu untuk membentuk setiap pramuka yang berkecakapan hidup, sehat jasmani, dan rohani, menjadi warga negara yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada NKRI serta menjadi masyarakat yang baik dan berguna yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan bangsa dan negara, memiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungan.

Ini juga sejalan dengan arahan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Kak Budi Waseso saat Rapat Paripurna Andalan Nasional bulan Maret lalu, salah satunya bahwa Pramuka memberikan sumbangsih dalam pengabdian masyarakat, ujar kak Hanafiah

“Dengan ketrampilan yang dimiliki, anggota Pramuka bisa terlibat dalam upaya pencarian dan pertolongan bekerjasama dengan unsur SAR,” pungkas Ksk H. Hanafiah yang juga Wakil Bupati Nunukan. (Sd.pusinfo.KN)

*

*

*

Teks dan Foto: Sabri Wakil Sekretaris Cabang Gerakan Pramuka Nunukan.

Share and Enjoy !