WhatsApp Image 2020-11-24 at 17.54.01

Sekretaris Komisi Saka, Sako dan Gugusdarma Kwarnas, Kak Dr. Sukro Muhab, M.Si datang ke SDIT Nahwa Nur Selasa sore (24/11/2020). Kak Sukro didampingi oleh Kak Desi Ampriani (Kabid. Binamuda dan Saka, Sako, dan Gugusdarma), dan Kak Tegowati.

Maksud kunjungan tersebut adalah monitoring dan evaluasi dari kegiatan Ketahanan Pangan dalam penanggulangan Covid-19 awal bulan lalu.

Hadir pada acara itu Mabigus gudep SDIT Nahwa Nur, Kak Laila, Mabigus SDIT Said bin Tsabit, Kak Sugeng, dan pinsakocab Kota Bogor, pinsakocab Kabupaten Bogor, Mabisako tingkat daerah, serta perwakilan SDIT di Kwarcab Kabupaten Bogor.

Peserta yang hadir melihat pertumbuhan tanaman semusim di halaman SDIT Nahwa Nur, yaitu: bayam, cabai, oyong, bayam dan pohon tahunan seperti srikaya. Saat melihat benih lele, Kak Sukro kagum karena ikannya tampak besar. “Alhamdulillah Lelenya sudah besar-besar. Di kasih makan apa?” tanya Kak Sukro.

“Pelet juga tapi yang harganya dua belas ribu. Saya lupa namanya,” aku Kak Soleh.

Tanaman di sekolah ini subur dan terawat, karena intensif diberi pupuk hewan dan sekam bakar. Tanaman kangkung di ember pun subur karena diberi arang kayu.

Dalam acara itu Kak Desi mengingatkan bahwa kita tetap harus melakukan 3 M: Menggunakan Masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga Jarak, “Kita juga tidur harus cukup. Makan yang bergizi. Jangan stress,” kata Kak Desi.

Kak Sukro menambahkan bahwa kita harus menjadi garda terdepan dalam pelestarian lingkungan. “Yang dilakukan kita ini (menanam pohon semusim dan tahunan serta pelihara ikan lele -Red.) hanya contoh model saja. Sehingga peserta didik bisa tertarik untuk menanam di rumah. Itu wujud dari ketahanan pangan dalam masa pandemi ini.”

Teks dan foto: Kak Fitri H.

Share and Enjoy !