Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, MM memuji Gerakan Pramuka sebagai suatu wadah pendidikan non-formal yang mampu menciptakan generasi muda Indonesia yang unggul.

Hal itu disampaikan Gubernur Koster saat acara pelantikan Majelis Pembimbing Daerah, Pengurus Kwartir Daerah, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali masa bakti 2019-2024. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Kak Komjen Pol (Purn) Drs. H. Budi Waseso pada Senin di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Denpasar (27/01/2020).

“Gerakan Pramuka punya peranan besar dalam menciptakan, mendidik generasi muda yang memiliki kepribadian, berbudi luhur dan Pancasilais. Mengembangkan sikap moral serta mental anak-anak kita,” kata Gubernur Bali.

Kak Koster yang dalam kesempatan itu dikukuhkan sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap geliat Pramuka khususnya di Pulau Bali. “Pramuka telah menjadi ektra kulikuler wajib di berbagai jenjang pendidikan. Dan saya berharap ke depan akan lebih banyak terobosan-terobosan yang dilakukan Gerakan Pramuka, sesuai minat dan bakat anggota serta lebih mengikuti perkembangan jaman, ilmu, dan teknologi,” harap gubernur kelahiran Sembiran, Kabupaten Buleleng ini.

Mantan anggota DPR RI tiga periode ini juga menyinggung Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka dimana di dalamnya memuat inti sari Gerakan Pramuka serta struktur organisasi.
“Saya sendiri turut membidani lahirnya Undang-Undang Gerakan Pramuka. Dan kini saya sangat berbahagia diamanatkan untuk menjadi bagian dari gerakan tersebut. Gerakan Pramuka khususnya di Bali, bisa berperan penting dalam mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.”

Sebelum melantik Gubernur sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (mabida), Kak Budi Waseso terlebih dulu menanyakan kesediaan gubernur dan jajaran menjadi ketua dan anggota Mabida Gerakan Pramuka Bali. Selanjutnya, yang dilantik mengucapkan janji ‘Tri Satya’.

Kemudian Ka Mabida langsung melantik Pengurus Kwartir Daerah (kwarda) dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarda Gerakan Pramuka Bali masa bakti 2019-2024 dengan pembacaan janji disaksikan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas). Dalam sambutannya Ka. Kwarnas menyatakan rasa syukurnya dengan Undang-Undang Gerakan Pramuka yang menurutnya telah memperkuat keberadaan Gerakan Pramuka dengan produk hukum yang jelas. “Dalam sepuluh tahun terakhir ada revitalisasi Gerakan Pramuka di Indonesia yang saya lihat bisa jadi nilai tambah bagi keberadaan Gerakan Pramuka di tengah distorsi nasionalisme generasi muda. Revitalisasi ini diharapkan bisa menumbuhkan lagi rasa cinta dan bela tanah air pemuda kita,” tegasnya.

Ke depan menurut mantan Kepala BNN ini, Gerakan Pramuka akan terus diperkuat dengan mengedepankan pembinaan menuju pramuka yang unggul, berkarakter dan berkepribadian kuat. “Ditambah dengan penguasaan atas keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, menangkal penggunaan narkoba, pornografi, dan perusak mental kaum muda lain,” ujar Kak Budi Waseso. “Pramuka juga akan jadi yang terdepan dalam mencegah intoleransi, ujaran kebencian serta hoax yang belakangan kian marak,” tutupnya.

Share and Enjoy !